Breaking News

Tuesday, 12 May 2015

Menunggu Kabar Darimu

“Lala“ sebutan nama itu yang sering kau lontarkan jika kau ingin memulai percakapan denganku lewat sms. Aku pun sering tersenyum tersipu serndiri jika aku membacanya. Sudah hampir 1 bulan 10 hari aku mengenalmu, kita selalu berbagi canda tawa suka maupun duka berdua. Saat itu aku benar benar percaya bahwa kau bisa membawaku dari gelapnya dunia. Tapi apa kenyataannya? semua itu, iya semua kepercayaanku hancur lebur seketika ketika kau memberitahuku bahwa kau sudah bersamanya, hatiku sakit, hancur seperti kaca yang pecah yang tak bisa diperbaiki lagi.
Setelah kejadian itu, hari hariku terasa sangat buram. Aku tak bisa apa apa lagi selain memikirkan kejadian itu. Dan betapa bodohnya aku, aku selalu tertipu oleh rayuan gombalmu. Sehingga pada suatu malam kau mengajaku untuk bertemu, dan pada saat itu kamu masih menjalin hubungan dengan nya. Gara gara pertemuan itu aku mendengar nada nada sumbang tak jelas di sekolah, dan itu semua because of you tapi aku tak pernah menghiraukannya. Sampai pada suatu hari aku mendengar bahwa kau sudah memiliki yang lain selain pacarmu betapa sakitnya hati ini. Tapi lebih sakit lagi pada saat kau memberiku harapan palsu padaku. Waktu itu kau berniat untuk mengantarkanku pulang sekolah, tapi rencana itu gagal karena kamu takut ketahuan sama pacar kamu, oke dan aku terima itu. Tapi aku tak bisa terima saat kau sms aku.
“jangan sms aku lagi.”
Tanpa permintaan maaf kau langsung pergi begitu saja dari kehidupanku. Berhari hari aku menunggu sambil berharap bahwa kau akan meminta maaf atau mengsmsku. Tapi apa kenyataannya? sampai sekarang kau tak pernah memberi kabar padaku. Sampai saat ini aku masih berharap bahwa kau akan memberi kabar padaku.

No comments:

Post a Comment

Designed By